SUMMARY WEBINAR BEST PRACTICE SERI 1
Presenter: | Ibu Th. Retno Widyastuti, S. Pd |
Topic: | Menjalin Kerja Sama dengan DUDI |
Key Message:
| Kerja sama, pendekatan personal, inovasi kurikulum |
1st point:
| Menjalin kerja sama tidak hanya dengan industri, bisa juga dengan UMKM. Prosesnya bukan hal yang instan. Harus melalui pendekatan baik formal maupun non formal. |
2nd point:
| Pihak sekolah tidak menunggu adanya tawaran kerja sama, tetapi pihak sekolah yang mendatangi perusahaan-perusahaan. Sekolah menggunakan pendekatan non formal yaitu pendekatan personal. Setelah terjalin kedekatan, silaturahmi tetap dijaga meskipun tidak berujung terjalin kerja sama. Tujuannya adalah agar terjalin kedekatan. MoU bukan tujuan utama. |
3rd point:
| Setelah terjalin kerja sama, dilakukan inovasi kurikulum. Kurikulum sekolah disesuaikan dengan arahan saran dari industri. Inovasi kurikulum juga dilakukan untuk menjawab kebutuhan sesuai konteks dunia industri. |
Conclusion:
| Menjalin kerja sama dengan DUDI perlu pendekatan personal. Tujuan utama dari pendekatan ini bukan adanya MoU, melainkan terjadi kedekatan relasi antara sekolah dengan pihak-pihak industri. Inovasi kurikulum dilakukan sesuai dengan arahan pihak industri agar dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja sesuai konteks dunia industri. |
Presenter: | Yan Kelik, S. Pd, MM |
Topic: | Digitalisasi Sekolah Sebagai Pembeda dan Penguat |
Key Message:
| Memodifikasi kurikulum, ekosistem digital, tantangan digitalisasi sekolah |
1st point:
| Untuk mewujudkan digitalisasi sekolah, diperlukan modifikasi kurikulum. |
2nd point:
| Digitalisasi dapat memberdayakan sekolah. Selain itu, di era banjir informasi, digitalisasi dapat menjadi sarana untuk membangun brand sekolah. Ketika digitalisasi sudah berjalan, diharapkan dapat tercipta ekosistem digital yang berkelanjutan. |
3rd point:
| Tantangan digitalisasi sekolah datang dari ada atau tidaknya dukungan yayasan, orang tua, guru, dan siswa. Sebab, digitalisasi sekolah membawa implikasi perubahan budaya. Ini bisa menjadi tugas yang sulit, tetapi bukan berarti tidak mungkin. |
Conclusion:
| Untuk dapat mewujudkan digitalisasi sekolah menjadi penguat dan pembeda sekolah, diperlukan modifikasi kurikulum. Modifikasi kurikulum menciptakan ekosistem digital yang diharapkan dapat berkelanjutan. Untuk dapat mewujudkan digitalisasi sekolah, diperlukan dukungan dari yayasan, orang tua, guru, dan siswa. |